Garut dorong mahasiswa tingkatkan literasi digital

Garut dorong mahasiswa tingkatkan literasi digital

Garut (ANTARA) – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut, Jawa Barat mendorong mahasiswa sebagai generasi muda untuk terus meningkatkan literasi dan kreativitas berbasis digital dalam menghadapi kemajuan teknologi.

“Kemajuan teknologi dan fungsi digitalisasi akan berdampak cukup luar biasa, sehingga perlu kita resapi dan sikapi bersama,” kata Sekretaris Diskominfo Kabupaten Garut Ega Mahesa Suardi saat membuka kegiatan GEN Z Space Vol. 4 di Aula Rektorat Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Kabupaten Garut, Sabtu.

Ia menuturkan kegiatan bertema “Menggerakkan Suara Digital Menuju Real Impact” itu patut diapresiasi. Diskominfo Kabupaten Garut mendukung penuh dan terbuka untuk berdiskusi bersama mahasiswa terkait pemanfaatan digitalisasi dalam kehidupan bermasyarakat.

Perkembangan digitalisasi, kata dia, memiliki pengaruh besar dalam kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda yang saat ini hidup di tengah derasnya arus informasi digital.

Wakil Rektor IPI Garut Lucky Rahayu Nurjamin mengatakan kegiatan yang diinisiasi oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) IPI Garut tersebut diharapkan mampu mendorong mahasiswa dan pelajar menggunakan media digital secara bijak dan mampu melihat peluang ekonomi melalui media sosial.

“Ini merupakan acara yang tergolong acara unggulan dari mahasiswa IPI, karena apa yang kita hadirkan hari ini merupakan upaya nyata untuk meningkatkan sumber daya manusia di Kabupaten Garut,” kata Lucky.

Wakil Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Besar Mahasiswa (BEM KBM) IPI Garut Ahmad Saeful Irham menyatakan kegiatan tersebut diharapkan memberikan kontribusi yang edukatif bagi generasi muda.

“Seluruh peserta bisa menggali ilmu dari para narasumber yang berkompeten dalam bidangnya untuk direalisasikan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Ahmad.

Sementara itu, Panitia Pelaksana GEN Z Space Vol. 4, Salsabila menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan bisa menjelaskan tentang masyarakat Generasi Z yang dianggap aktif di media sosial tapi kurang berkontribusi pada kehidupan nyata.

“Ini diselenggarakan sebagai wadah bagi generasi muda untuk memahami bagaimana media digital dapat dimanfaatkan secara positif dan dapat diwujudkan menjadi aksi nyata yang bisa berdampak langsung bagi masyarakat,” katanya.

Pewarta: Feri PurnamaEditor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026